Lakukan Ini Terlebih Dahulu sebelum Mendaftar di Sekolah Pilot

sebelum daftar sekolah pilot

Sekolah pilot merupakan salah satu sekolah dengan biaya yang cukup mahal. Untuk bisa masuk sekolah ini setidaknya harus menyiapkan uang lebih kurang 600 juta rupiah. Kendati demikian, sekolah satu ini termasuk sekolah yang diminati banyak orang. Bagaimana tidak? Jika bisa lulus dengan baik dan memiliki lisensi lengkap, bukan tidak mungkin peluang untuk bergabung di maskapai penerbangan terbuka lebar. Menjadi pilot sendiri merupakan profesi dengan gaji yang cukup tinggi.

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk masuk sekolah pilot, sebaiknya lebih teliti dalam memilih sebelum mendaftar. Karena, tidak semua sekolah penerbangan yang ada memenuhi kriteria yang semestinya. Jika sekolah yang dipilih tidak memenuhi kriteria yang seharusnya, ini bisa menjadi salah satu hal yang membuat Anda terhambat saat di sekolah ini. Bisa saja akibat sekolah tidak memenuhi, membuat Anda harus terlambat lulus. Dengan begitu, biaya yang dibutuhan tentunya akan bertambah. Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak terduga saat mendaftar di sekolah pilot, sebaiknya lakukan ini terlebih dahulu.

Mendatangi konsultan sekolah pilot terlebih dahulu

Yang harus dilakukan sebelum memutuskan mendaftar di sekolah pilot adalah mendatangi konsultan sekolah pilot terlebih dahulu. Dengan mendatangi konsultan terlebih dahulu, bisa membuat Anda merasa yakin untuk masuk sekolah pilot yang sudah direncanakan. Ini dikarenakan dengan datang ke konsultas sekolah pilot, Anda bisa menggali informasi lebih banyak mengenai sekolah penerbangan. Adapun keuntungan dari datang ke konsultan sekolah pilot yaitu membuat Anda mendapatkan informasi tentang sekolah pilot seperti, mengenai status tempat latihan dan jumlah pesawat latihan yang dimiliki. Kedua informasi ini tidak kalah pentingnya dicari tahu karena sebagai penunjang agar Anda bisa lulus tepat waktu. Selain mendapatkan informasi, manfaat lain yaitu mendapatkan rekomendasi sekolah pilot terbaik. Jadi, usahakan untuk tidak langsung mendaftar tapi datanglah terlebih dahulu ke konsultan sekolah pilot.

Meninjau langsung ke sekolah pilot

Langkah kedua yang harus dilakukan sebelum mendaftar di sekolah pilot adalah meninjau langsung ke sekolah. Meninjau langsung juga tidak kalah pentingnya untuk dilakukan. Dengan datang langsung ke sekolah penerbangan tujuan, Anda akan melihat bagaimana kondisi sekolah secara nyata. Cara ini bisa menjadi bahan pertimbangan apakah masih tetap untuk memilih sekolah pilot itu atau tidak. Saat meninjau langsung sebaiknya lihat semua apa yang ada di sekolah dan juga tanyakan kepada pihak sekolah informasi penting apa yang dibutuhkan oleh Anda dari sekolah pilot pilihan Anda ini. Manfaatnya meninjau langsung ke sekolah pilot yaitu memastikan syarat masuk dan tes yang harus diikuti, mengetahui keadaan sekolah, dan mencari informasi mengenai fasilitas yang ada.

Melengkapi semua persyaratan

Terakhir yang harus dilakukan oleh Anda sebelum mendaftar di sekolah pilot yaitu melengkapi semua persyaratan yang diinginkan pihak sekolah. Bukan tidak mungkin akibat syarat yang diajukan tidak lengkap, membuat Anda harus kesana kemari untuk melengkapinya berkas. Tidak hanya itu saja, bisa saja akibat syarat yang diajukan tidak lengkap membuat Anda gagal masuk sekolah pilot. Usahakan untuk melengakapi semua syarat yang dibutuhkan dari rumah sehingga tidak membuat Anda report dan pusing masalah satu ini. Syarat umum untuk masuk sekolah pilot sendiri yaitu harus lulus SMA /sederajat, usia minimal 17 tahun, tinggi badan 165 cm bagi wanita dan 170 untuk pria, badan sehat, mampu berbahasa Inggris.

Itulah, 3 hal yang sebaiknya harus Anda lakukan terlebih dahulu sebelum mendaftar di sekolah pilot. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat buat Anda.

Dampak Buruk karena Salah Pilih Sekolah Pilot

Sekolah Pilot PilihanSalah pilih sekolah pilot bisa menimbulkan banyak resiko di kemudian hari. Inilah sebabnya sebelum memutuskan untuk pilih sekolah, harus memiliki panduan yang tepat baik informasi melalui media sosial maupun juga rekomendasi dari kerabat yang paham akan dunia penerbangan. Banyaknya sekolah pilot di tanah air memang dapat menimbulkan kebingungan dalam memilihnya. Tak sedikit orang mempertimbangkan sekolah dari sisi jarak dengan rumah (lebih dekat) atau juga biaya yang jauh lebih murah. Namun terkadang justru tidak sesuai yang diharapkan. Meninjau lebih lanjut berbagai dampak buruk yang dialami apabila sampai salah pilih sekolah, dipaparkan pada poin-poin di bawah ini:

Lulus tidak tepat waktu

Akibat sembarang pilih sekolah pilot pendidikan yang dijalani bisa terbengkalai. Duransi pendidikan tidak dapat diselesaikan tepat waktu karena keterbatasan sarana prasarana sekolah. Hal ini bisa saja dialami ketika memilih sekolah pilot secara asal-asalan. Contohnya untuk pesawat latih yang jumlahnya relatif sedikit dan bandara bukan milik pribadi, kemungkinan latihan terbang akan sering tertunda karena minimnya pesawat tidak mampu memenuhi kebutuhan cadet dan adanya penerbangan pesawat komersial baik itu ketika akan take off maupun landing sehingga lebih didahulukan oleh maskapai penerbangan. Tidak lulus tepat waktu merupakan suatu kerugian besar karena cadet tak bisa meraih karir dalam masa yang diharapkan. Hal ini pun membuat kesempatan kerja hilang apabila di tahun yang harusnya lulus maskapai banyak membutuhkan pilot, sedangkan pada saat lulus yang sebenarnya sudah sedikit tenaga pilot dibutuhkan.

Biaya pendidikan tambah mahal

ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya sekolah pilot, fasilitas, reputasi sekolah, dan program lisensi yang ditawarkan. Semakin lengkap dan menjanjikan fasilitas sekolah maka akan semakin mahal pula biaya pendidikan yang harus dikeluarkan, begitu pula untuk nama baik sekolah. Biasanya tipe sekolah yang seperti ini disebut sebagai sekolah favorit atau unggulan. Di tambah lagi program lisensi yang diambil, untuk porgram kelas atas biaya pendidikannya lebih mahal karena durasinya lebih lama. Jangan mudah tergiur karena biaya sekolah yang jauh lebih ringan dibandingkan sekolah penerbangan lain. Sekolah pilot umumnya menghabiskan biaya sekitar 800 juta rupiah hingga akhir pendidikan, di dalamnya sudah termasuk asrama, makan, seragam, dan biaya pendidikan. Namun, biaya murah bisa jadi tambah mahal kalau ternyata belum mencakup dana pendidikan secara keseluruhan seperti yang telah disebutkan di atas. Di samping itu, bisa juga program lisensi yang ditawarkan lebih rendah daripada sekolah pilot lain.

Cadet tidak betah belajar dan tinggal di asrama

Tidak meninjau lebih dekat mengenai sekolah pilot yang dipilih bisa jadi menyebabkan cadet tidak betah baik itu dalam belajar maupun tinggal di asrama. Salah satunya dari fasilitas yang disediakan sekolah ruang belajar cadet sekaligus simulator dan pesawat latih yang ternyata kurang memadai membuat proses belajar mengajar terhambat seperti yang telah dibahas pada uraian di atas. Lama kelamaan kondisi ini menimbulkan rasa bosan dan bukan tidak mungkin berpikir untuk pindah sekolah. Sementara asrama sekolah, ada yang dikhususnya setiap cadet memiliki satu kamar ada pula yang satu kamar lebih dari 1 atau 2 orang. Ketidaknyaman bisa saja muncul ketika yang diharapkan tidak sesuai kenyataan. Seumpama ingin memiliki kamar pribadi, namun peraturan di sekolah 1 kamar ditempati oleh 2 orang hal ini bisa menimbulkan cekcok dengan teman seasrama tersebut. Jika sudah demikian, kenyamanan belajar akan berkurang.

Pengangguran

Yang menjadi sesalan akibat salah pilih sekolah adalah resiko menganggur. Mengapa demikian? Maskapai penerbangan yang merekrut seorang pilot tentu tidak asal-asalan, kualifikasi yang mereka berikan sangat ketat. Selain dari lisensi, latar belakang sekolah juga kan mereka tinjau. Tak menutup kemungkinan cadet akan tersingkir karena reputasi sekolah kurang dikenal baik di mata masyarakat luas. Terang saja, airline lebih memilih seorang pilot yang merupakan lulusan dari sekolah pilot ternama dan memiliki lisensi lebih bagus serta dapat memenuhi syarat lainnya. Hati-hati, bersiap-siaplah menganggur jika tempat pendidikan dipandang sebelah mata oleh beberapa airline.

Beberapa resiko di atas bisa jadi dialami apabila hanya masuk sekolah dengan asal-asalan. Terutama bila tertarik karena tak mempunyai banyak pesaing, bisa jadi orang tidak tertarik karena kualitas sekolah kurang menjanjikan.

Selain Kurang Dana, Ini Nih Hambatan yang Membuat Gagal Masuk Sekolah Pilot

sekolah pilotTak dapat dipungkiri bahwa biaya pendidikan di sekolah penerbangan itu sangatlah mahal. Jumlah dana yang harus dikeluarkan bisa mencapai 700 juta rupiah lebih. Tak heran apabila hanya orang-orang berduit saja yang bisa mengenyam pendidikan di sekolah ini. Bagaimana dengan beasiswa? Tidak banyak pilot school yang menyediakan beasiswa, jika pun ada, hanya sekolah pilot negeri yang menyediakannya. Untuk sekolah penerbangan swasta mungkin ada tapi beasiswa yang diberikan tidaklah full melainkan hanya beberapa persen dari jumlah biaya pendidikan yang harus dibayar. Itu artinya masih tetap butuh dana besar untuk bisa sekolah di tempat ini. Alasan dana pulalah yang membuat banyak siswa gagal untuk bisa masuk ke pilot course impian mereka. Selain itu, kegagalan pun bisa dialami apabila calon kadet mempunyai:

Catatan hitam dari kepolisian

Salah satu persyaratan umum untuk dilengkapi oleh calon kadet adalah surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK yang mana pihak kepolisian hanya memberikan surat ini kepada orang-orang yang tidak pernah terlihat masalah atau punya catatan criminal dengan kepolisian. Maka dari itu, jika siswa pernah masuk ke dalam penjara karena terlihat kasus pencurian, pembunuhan, pemerkosaan, penipuan, narkoba, dan lain sebagainya, bisa dipastikan pelajar tersebut tidak akan diterima di sekolah pilot negeri maupun swasta di tanah air. Agar hal ini tidak terjadi, gunakan masa-masa sekolah dengan baik dan benar. Hindari hal-hal negatif yang bisa menjebloskan diri sendiri ke dalam penjara atau berurusan dengan pihak berwajib karena dampak negatifnya bisa saja merusak masa depan.

Penyakit tertentu

Calon kadet yang menderita penyakit jantung, epilepsi, dan buta warna bisa dipastikan tidak akan lolos seleksi penerimaan siswa baru di sekolah penerbangan baik di dalam maupun luar negeri. Ketiga penyakit ini disinyalir dapat mengganggu aktivitas kadet nantinya selama berada di asrama. Selain itu, para calon kadet yang bermasalah dengan gigi berlubang, mata rabun, penyakit kulit, dan varises, diharapkan untuk berobat terlebih dahulu sebelum mengikuti tes. Mengapa? Jika panitia pelaksana ujian, khususnya bagian kesehatan mengetahui kekurangan ini, mereka tidak akan meluluskan siswa yang bersangkutan. Maka dari itu, jika gigi berlubang, silahkan ditambal. Untuk mata yang rabun, boleh menggunakan kacamata tapi pastikan untuk mengetahui batas maksimal kacamata yang bisa digunakan. Untuk penyakit kulit, silahkan berobat ke dokter kulit profesional agar penyakit kulit yang diderita bisa disembuhkan. Sedangkan untuk varises, saat ini sudah ada obat atau suntikannya agar urat-urat yang bengkok tidak beraturan bisa diluruskan atau dikembalikan seperti sedia kala.

Kemampuan bahasa Inggris yang buruk

Tidak hanya bermodalkan fisik semata, calon kadet juga harus memiliki wawasan yang bagus, khususnya dalam bahasa Inggris. Apabila kemampuan berbahasa asing masih jelek dan dipaksakan untuk mengikuti ujian masuk, bisa dipastikan hasilnya tidak akan sesuai dengan harapan. Maka dari itu, calon-calon peserta didik di sekolah penerbangan sangat dianjurkan untuk mengikuti les atau kursus bahasa Inggris terlebih dahulu guna meningkatkan kemampuan mereka. Hal ini penting untuk dilakukan jika ingin bisa lolos di seleksi penerimaan siswa baru sekolah pilot. Di sisi lain, memang tidak semua orang suka dengan pelajaran bahasa Internasional ini tapi suka atau tidak suka, pelajaran ini harus dikuasai. Tidak harus benar-benar mengerti semua hal yang ada dalam bahasa Inggris, cukup yang penting-penting saja terlebih dahulu. Misalnya, paham dengan apa maksud pembicaraan atau soal yang diberikan dan tahu bagaimana menulus kalimat dengan bahasa Inggris sesuai dengan ejaan dan juga struktur kalimatnya.