Sejumlah Tes Sekolah Penerbangan

Tes Sekolah PenerbanganPilot, salah satu profesi yang diidam-idamkan kebanyakan orang. Pasalnya, ada upah tinggi ketika menjadi seorang pengemudi pesawat komersil. Ayo siapa dari teman-teman yang tertarik masuk sekolah penerbangan? Untuk menjadi seorang pilot, teman-teman harus melanjutkan pendidikan di sekolah penerbangan setelah lulus SMA/sederajat. Selain mendapatkan pendidikan secara teori & praktek, teman-teman bakal memperoleh jam terbang sekaligus lisensi yang menjadi modal untuk melamar kerja di maskapai.

Tidak perlu ke luar negeri untuk belajar tentang dunia penerbangan karena saat ini sekolah pilot di tanah air sudah relatif banyak. Namun, kalau ingin cepat fasih bahasa Inggris, meningkatkan relasi dari berbagai negara, atau alasan lainnya, sah-sah saja jika harus terbang ke luar negeri untuk sekolah pilot. Terlepas dari sekolah pilot dalam atau luar negeri yang bakal dipilih, teman-teman akan melewati sejumlah tes untuk bisa menjadi kadet. Tes-tes tsb di antaranya:

Bahasa Inggris

Buku panduan penerbangan rata-rata berbahasa Inggris mengingat diterbitkan oleh penerbit luar negeri. Instrumen pesawat terbang pun menggunakan bahasa Inggris. Instruktur penerbangan terutama berkewarganegaraan asing akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Ketika menjadi pilot airline, komunikasi dengan pihak ATC (yang mengatur lalu lintas udara juga wajib menggunakan bahasa Inggris).

Atas dasar inilah pihak sekolah menuntut calon kadet mampuĀ  berbahasa Inggris dengan baik, lisan atau tulisan. Rata-rata sekolah pilot mensyaratkan calon kadet harus punya score TOEIC minimal 400 (bahkan ada yang lebih). Makanya, teman-teman yang punya niat & tertarik sekali masuk sekolah pilot, harus belajar bahasa Inggris semaksimal mungkin dari sekarang.

Medex

Teman-teman sebagai calon pilot juga harus mengikuti tes medex atau kesehatan yang akan dilakukan di Balai Kesehatan Penerbangan yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Di tempat ini, teman-teman akan cek darah & urin untuk mengetahui kadar kolesterol, haemoglobin, dll, tes audiometri untuk mengetahui kondisi pendengaran, cek gigi untuk mengetahui ada tidaknya gigi berlubang, cek mata untuk mengetahui kondisi penglihatan, dsb.

Sebagai saran, operasi timpanoplasti untuk memperbaiki kondisi pendengaran, tambal atau cabut gigi jika berlubang, operasi Lasik jika mata rabun sebelum tes agar bisa lolos tes medex. Akan tetapi, ketika teman-teman mengidap penyakit jantung, buta warna baik partial maupun full, dan epilepsi, kesempatan menjadi kadet tidak ada lagi karena PASTI tidak lolos tes.

Psikotes

Psikotes yang diadakan di Lakespra bertujuan untuk mengetahui fokus serta ketelitian calon kadet yang sejatinya sangat diperlukan dalam dunia penerbangan untuk mencapai keselamatan penerbangan. Terlihat mudah, tapi nyatanya soal psikotes sering kali mengecoh ketika teman-teman kurang fokus & teliti. Maka dari itu, teman-teman harus maksimalkan latihan soal psikotes sebelum laksanakan tes. Sebaiknya tidak sekedar belajar satu jenis soal psikotes, pelajari beberapa jenis soal psikotes yakni logika aritmatika, logika penalaran, atau lain sebagainya.

Tes lainnya adalah aptitude test atau tes bakat terbang. Beberapa sekolah mengadakan tesĀ  ini untuk para calon kadetnya. Dalam tes bakar terbang ini, ada sekolah yang menggunakan simulator (sebuah alat yang memberikan gambaran penerbangan sebenarnya) dan ada pula yang menggunakan pesawat latih.